Aku,
disaat sedang putus cinta:
“Kok bisa? Udah jangan sedih lagi, ya. Semua udah
ada jalannya, kok.”
“Hmm begitu ceritanya. Yang sabar, ya. Gue gak habis
pikir lo sampe sesedih ini.”
“Ciee galau, orang kayak lo bisa galau juga, ya?”
“Lo kan orang yang ceria, jadi galau versi lo
gimana, ya?”
“Yaampun, tabah, ya. Gue tau lo orang yang kuat.”
Aku,
disaat sedang ada masalah:
“Gue gak bisa ngasih solusi karena gue belum pernah
ada diposisi lo. Banyak-banyak sabar, ya.”
“Gue bingung, sama masalah kayak begini aja
disedihin.”
“Hanya sabar dan tabahlah yang bisa gue ucapkan.”